Bogem Mentah

Foto di atas saya ambil dari Koran Kompas, tanggal 26 April 2009, karya P. Raditya Mahendra Yasa. Ekspresi pertama setelah melihat foto tersebut, ” Wah sedihnya. Inilah gambaran sebenarnya Indonesia”.  Sampai dengan saat ini, masih banyak oknum-oknum bangsa yang belum bisa berjiwa besar menerima kekalahan. Jika tidak bisa menerima keputusan, seringkali bogem mentah entah dari pemain atau officialmelayang, sebagai luapan emosi dan kemarahan. Sangat disayangkan.

Pada foto diatas, mungkin seharusnya manajer PSIS Semarang, Yoyok Sukawi (yang melayangkan bogem mentah) dapat dijadikan sparring partner untuk petinju nasional kita, Chris John.

Sudah saatnya Sepakbola Indonesia bisa bertransformasi menjadi Sepakbola yang profesional, menjunjung tinggi fair play, dan bisa berprestasi di kancah internasional. Potensi 220 Juta penduduk-mu, bisa dimanfaatkan untuk menjaring pemuda-pemudi penggiat sepakbola yang menjanjikan masa depan yang cerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to Top