Menikmati Jakarta

Suatu waktu di teater salihara, teman saya bertanya, “kenapa kok bisa ada kota metropolitan sebesar Jakarta yang dibangun begitu salah, entah apa yang salah, tapi kok bisa begitu salahnya kota ini?”. Sangking bingungnya dia dengan kota ini, dia tidak tahu harus menggunakan kata apa untuk mewakili begitu salahnya kota ini dibangun. Jakarta, ibukota negara ini,[…]

Memahami Metafora Arsitektur

Memahami Metafora Arsitektur

“Kupu-kupu malam itu telah pergi untuk selama-lamanya”. Itulah sebuah gaya bahasa yang sering kita dengar atau kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Gaya bahasa tersebut adalah metafora, sebuah gaya bahasa yang membandingkan benda yang satu dengan benda lain karena memiliki sifat yang sama atau hampir sama. ———————————————————————————————— Metafora Arsitektur Gaya bahasa metafora ternyata dipakai juga dalam[…]

Pertamax Gan!

Pertamax adalah motor gasoline Tanpa Timbal dengan kandungan aditif lengkap generasi Mutakhir yang akan membersihkan Intake Valve Port Fuel Injector dan Ruang Bakar dari Carbon deposit dan mempunyai RON 92(Research Octane Number). Pertamax ditujukan untuk kendaraan yang mempersyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi dan tanpa timbal (unleaded) serta untuk kendaraan yang telah menggunakan teknologi setara dengan electronic fuel injection dan catalytic[…]

Menikmati Siaran Televisi

Menikmati Siaran Televisi. Sekitar beberapa minggu yang lalu, saya diminta tolong oleh Paman (Oom) saya untuk mendesainkan rumahnya. Ketika kita sedang berbicara tentang organisasi ruang, Om saya meminta kepada saya bahwa nanti di ruang keluarganya jangan sampai ada TV. Paman saya berkata, “Ya, selama ini ruang keluarga selalu identik dengan TV. Om tidak mau ada TV[…]

Budaya Salah

Ketika saya masih berkuliah di Bandung, saya pernah melakukan pengamatan singkat mengenaimenyeberang. Saya ingin melihat, dalam periode waktu tertentu, berapa orang yang menyeberang menggunakan jembatan penyeberangan dan berapa orang yang menyeberang menyelonong. Saya mengambil sampel pada jalan raya di depan BIP (Bandung Indah Plaza). Saya sendiri, sembari menyeberang menggunakan jembatan penyeberangan, mengamati berapa orang yang menyeberang menyelonong dan berapa[…]

Penomoran yang tak rapi

Hari sabtu kemarin, “berjalan-jalan” ke kantor Pos Indonesia yang beralamat di Jl RS Fatmawati. Mau mengambil kiriman barang dari US. Ternyata biaya kirim dari US ke Indonesia tidak semahal yang saya bayangkan. Dan saya baru tahu bahwa harus membayar bea masuk. Syukurlah, nominalnya (lagi-lagi) tidak sebesar yang saya bayangkan. Tapi bukan hal ini, yang menjadi[…]

Apakah kamu sebahagia diriku?

Ada sebuah kisah yang selalu saya ingat dari Prie GS, seorang sastrawan penggoda Indonesia, mengenai kebahagiaan. Saya tidak begitu ingat detail kisahnya. Hanya saja makna atau gambaran besar dari kisah tersebut selalu saya ingat. Kisah tersebut bermula dari proses Kang Prie mencari keindahan nyanyian dari seekor burung. Suatu hari, kang Prie mencari burung yang bisa[…]

Belkitakbolang, Sebuah Pendekatan Humanis

Kata Belkitakbolang pertama kali saya dengar dari sahabat hidup saya, Myra Sapphira Tyagita. Belkitakbolang merupakan akronim dari “Belok Kiri Tidak Boleh Langsung!”. Hmm, sebuah akronim yang sedikit aneh, tetapi perlahan lezat untuk diucapkan. Baru-baru ini, muncul peringatan belkitakbolang yang ditujukan kepada para pengguna kendaraan. Peringatan belkitakbolang ini tertuang dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang[…]