Iuran Nonton TV

Pada suatu hari, dapat kiriman surat yang berisikan mengenai licence fee. Makhluk apa itu? Singkatnya, license fee itu merupakan iuran nonton TV yang dikenakan per rumah tangga. Jika ada satu orang di rumah menonton TV dari media apapun itu, bisa TV, komputer, laptop, handphone, tablet, atau peralatan canggih lainnya, anda diharuskan membayar iuran TV alias licence fee. Ini mengingatkan saya pada jaman membayar iuran TVRI di era Orde Baru. Disini, biayanya sekitar £145.5 per tahun (di tahun 2011) untuk TV berwarna. Buat saya, ini lebih tepat disebut sebagai pajak atas kebahagiaan menonton TV. Konon, iuran TV ini digunakan untuk kelangsungan hidup BBC, ikon berita Inggris.
Kembali ke kiriman surat tersebut, tertulis disitu bahwa saya diharuskan membayar licence fee selama saya menonton TV. Yap, selama ini saya menonton siaran BBC dari laptop. Di surat tersebut, diberikan peringatan jika saya memang tidak menonton TV, maka saya harus melapor dan natinya ada petugas yang melakukan pengecekan. Wah, repot juga ya. Sebelum membayar, saya browsing sejenak melalui Mbah Google mengenai makhluk ini. Ternyata, banyak sekali warga UK yang tidak membayar iuran ini. Saya lupa pastinya, apakah 1/3 atau 1/5 dari penonton TV yang tidak membayar. Pihak pemerintah acapkali melakukan pemeriksaan acak. Jika ketahuan menonton TV tanpa membayar iuran, akan dikenakan denda > £1,000. Ya, karena saya telah mendapat surat cinta tersebut untuk kedua kalinya, saya memutuskan untuk membayar. Status saya sebagai orang asing disini bisa mendapat lampu merah jika kena denda.

courtesy: http://images.newstatesman.com/articles/2010//20100719_bbc_w.jpg

Pada awalnya terasa berat dan tidak ikhlas membayar sebesar itu. Tapi konon kabarnya, UK bukan merupakan dengan iuran TV terbesar di Eropa. Iuran TV di negara Swiss, Norway, Denmark, Austria, Finlandia, Swedia dan German konon lebih mahal. Karena itu, muncul gerakan menolak dan meminta penghapusan iuran TV disini. Tapi, ya itu, pemerintah tidak bergeming dan tetap mengharuskan iuran TV untuk para penikmat TV.   Ya, perlahan saya mulai menikmati acara-acara yang edukatif dan informatif dari BBC, meskipun sebenarnya BBC hanya mendapat perhatian kecil dari saya. Saya lebih suka menonton saluran TV lainnya. Ya, semoga biaya yang harus saya keluarkan berbanding lurus dengan acara-acara yang berkualitas tinggi.

4 Responses

    1. Kalau nonton via YouTube, harusnya ga kena. Tapi kalo nonton ke channelnya langsung seperti BBC atau Channel 4, ya harusnya bayar TV licence juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top