Toilet Umum di London Inggris

Pada artikel ini, ingin membahas tentang pengalaman saya ‘menikmati’ Toilet Umum di London, Inggris. Sebagian besar toilet umum di London Inggris itu gratis meskipun ada beberapa yang harus bayar sekitar 50p atau £0.5. Di taman, mall, toko retail, dan museum rata-rata toilet umumnya gratis. Untuk toilet umum yang terletak di trotoar (bentuknya kayak kapsul tertutup), kita harus memasukkan uang koin terlebih dahulu untuk membuka pintu dan lalu menikmati fasilitasnya.

Toilet Umum di London Inggris itu rata-rata bersih, tidak suram, tidak gelap, minim corat-coret dinding, dan yang paling penting, masih berfungsi layak. Di beberapa titik destinasi pariwisata di Inggris, toilet umum sangat mudah diakses dan sangat terawat. Rasanya nyaman sekali menikmati toilet umum di tempat wisata di Inggris dibandingkan dengan beberapa tempat wisata di Indonesia.

Toilet Umum London

Tapi, yang menjadi perhatian saya adalah bau di toilet umum di London Inggris. Meskipun secara visual toilet umum di London itu bersih-bersih, namun secara aroma, hmm baunya terkadang memabukkan. Setelah mengamati toilet-toilet yang ada, saya bisa bilang hampir seluruh urinoir di toilet umum pria di Inggris itu tidak punya flush button untuk mem-flush atau membersihkan/menyiram bekas pipis. Setelah pipis, ya orang tinggal nyelonong begitu saja. Hampir semua toilet umum di London Inggris yang saya datangi seperti itu. Urinoir tersebut akan nge-flush dengan otomatis, katakan 10 atau 15 menit sekali atau menyesuaikan dengan sensor khusus (yang saya tidak ketahui cara kerjanya). Karena itulah, bisa saja pada satu momen, pipis-pipis itu telah terakumulasi maksimal dan baunya sudah terlalu menyengat akibat belum ‘saatnya’ di-flush secara otomatis. Jadi, meskipun visualnya bersih, ada kemungkinan toilet umum pria di London memberikan pengalaman aroma yang tak terlupakan tergantung pada masa auto flush.

Sisi positif dari tiadanya flush button di urinoir adalah penghematan air. Inggris memiliki water management yang sangat baik. Pemerintah Inggris berusaha sebijak mungkin untuk menghemat penggunaan air. Saya pernah baca suatu riset bahwa di rumah-rumah pribadi (yang telah tersaluri air bersih), pipis saja perlu di-flush oleh 3-7 liter air bersih. Jadi untuk membersihkan air pipis yang cuma 1-2 liter dibutuhkan air bersih (yang sebenarnya siap minum) sekitar 3-7 liter. Sayang sekali. Mungkin karena itulah regulator bersama operator berusaha untuk memerangi pemborosan air, salah satunya dengan cara automatic flushing system untuk toilet umum. Saya sendiri tidak paham sistemnya secara mendetail, tapi saya cukup yakin ini bisa mengurangi pemborosan air.

Namun, ternyata penghematan air ini bisa beralamat buruk juga untuk visual. Saya seringkali menemui ‘bom-bom’ yang belum ter-flush di WC di toilet umum disini. Apakah orang sini jorok-jorok? Tidak! Dari pengalaman saya di toilet umum pria di London, ketika anda telah mem-flush WC, air tidak akan langsung terisi kembali. Membutuhkan waktu 5-10 menit, barulah WC akan memulai mengisi air kembali untuk flush. Setelah 5 atau 10 menit menunggu pun, masih perlu waktu mungkin sekitar 1-2 menit agar tangkinya penuh. Mungkin karena itulah banyak ‘bom-bom’ yang belum tersiram. Bukan karena orangnya jorok-jorok, namun mungkin karena yang tadi buang hajat sudah diburu waktu sehingga tidak memiliki waktu untuk menunggu tangki air WC penuh kembali. So, jika suatu saat main ke London, bersiap-siaplah jika toiletnya bersih secara visual namun busuk secara aroma dan jangan terkejut bila menemukan ‘bom-bom’ di WC-nya. Ini semua konon demi penghematan air. Bijaklah menggunakan air!

Toilet Umum di London Inggris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top