M.A.S

Rasanya lama sekali tidak menulis lagi. Artikel terakhir ditulis pada tanggal 24 Mei 2013 dan sekarang sudah 4 Agustus 2013. Sampai saat ini juga sebenarnya masih bingung hendak menulis apa. Karena beberapa hari yang lalu saya dianugerahi olehNya seorang putri yang cantik, maka di post kali ini saya ingin menceritakan nama putri saya. Nama lengkapnya Mykaila Anantareyza Suhardi.

Inginnya, semua anak saya akan berawalan kata My dan berakhir kata Suhardi. My merupakan panggilan saya untuk istri tercinta, Myra. Suhardi adalah nama akhir saya dan juga nama orang tua saya. Saya meletakkannya pada nama anak saya untuk surname sebagai identitas dan bagian dari keluarga besar Suhardi. Dengan diawali kata depan nama ibunya dan diakhiri kata akhir nama ayahnya, semoga anak-anak saya kelak menjadi orang yang mendahulukan ibunya, menghormati ayahnya dan tak lupa menyayangi keluarganya.

mykaila

Kaila sebenarnya berasal dari Kayla. Menghindari penggunaan huruf ‘Y’ karena sudah terlalu banyak huruf ‘Y’. Dari yang saya pahami, Kayla bisa berarti cantik dan dicintai, atau anak yang bijaksana, atau mahkota kemenangan dan sukacita. Saya selalu ingin memberikan nama anak yang memiliki arti bijaksana. Bagi saya, kunci kedamaian dan kemenangan di dunia ini adalah kebijaksanaan. Ketika semua orang bisa berperilaku dan mengambil keputusan secara bijaksana, saya sangat yakin dunia ini akan penuh dengan keadilan dan kebahagiaan. Rencananya semua anak kami akan kami beri nama yang memiliki arti bijaksana. Selain itu, karena ini adalah putri pertama, kami menganggapnya sebagai sebuah anugerah dan kemenangan yang layak dirayakan dengan sukacita.

Anantareyza merupakan modifikasi dari Anantaraja (Antareja). Anantaraja merupakan salah satu tokoh dunia perwayangan asli Indonesia (tidak ada pada perwayangan Mahabharata). Sama seperti nama tengah saya ‘Narasoma’, saya meletakkan tokoh perwayangan di nama tengah anak saya sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Indonesia, dimana perwayangan adalah salah satunya. Anantaraja adalah anak dari Bima dan merupakan saudara dari Gatot Kaca. Sejauh pemahaman saya, Anantareja memiliki sifat jujur, berbakti kepada orang tua dan sayang kepada yang muda, dan rela berkorban. Dengan menamakan anak saya Anantaraja, harapan saya dia memiliki karakter yang jujur dan berbakti, serta tidak pernah lupa mencintai budaya Indonesia dikarenakan nama wayang yang terkait pada dirinya.

Nama adalah doa. Dengan memberikan harapan yang baik melalui nama anak, saya dan istri berharap Mykaila Anantareyza Suhardi dapat menjadi anak yang berbakti untuk Tuhan, Bangsa, dan keluarganya. Semoga Allah SWT selalu memberinya nikmat sehat dan nikmati iman. Amin.

5 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top